BAHAN KAOS

pilihan-warna-kaos

Beberapa merk kaos sering meletakkan label 100% cotton. Pertanyaannya beberapa memiliki tekstur dan ketebalan berbeda. Adanya jecenderungan kenapa pada lebih memilih cotton daripada yang lain.

Cotton sendiri berarti kapas,  disimpulkan bahwa kain cotton adalah kain dengan bahan baku 100% kapas. Sifat dari kain cotton ini relatif dingin dikenakan, menyerap keringat dan bertekstur lembut. Kain cotton menempati kasta tertinggi dan menjadi The Most Wanted di dunia Fashion, karena sifatnya nyaman apabila dikenakan terutama tempat beriklim tropis dan subtropis seperti Indonesia.

Istilah kain cotton akrab sekali dengan kain kaos dan bisa dibagi  dua, yaitu cotton carded dan cotton combed. Perbedaan keduanya   pada kelembutan dan kelenturan serta dingin ketika dipakai di iklim tropis seperti Indonesia. Kain cotton carded lebih kasar pada permukaan muka dan dalam dan sedikit lebih panas apabila dipakai dibanding dengan katun cotton combed. Permukaan kain yang kasar ini disebabkan karena kurang rapinya jahitan, sehingga terlihat kasar saat diraba.

Belakangan ini  beberapa pabrik tekstil memproduksi kain cotton carded, mengeluarkan kain cotton soft carded yang memang memiliki teksture lebih halus daripada cotton carded yang biasa. Namun apabila diperhatikan kain ini lebih kasar di bagian dalam, dikarenakan adanya permintaan pasar yang menginginkan teksture luar kain cotton combed yang halus dengan harga murah. Walaupun dengan teksture yang hampir mirip kelembutan dan dingin serta nyamnnya apabila dipakai tidak bisa menyamai cotton combed. Maka, anda harus selektif pada pemilihan kain yang ada dipasaran terlebih ketika membeli kain polosan. dan menawarkan harga murah. Karena bisa jadi itu bukanlah cotton combed namun cotton  soft carded.

Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, TC, PE, Hyget.

1. COTTON,  ada 2 macam spesifikasi benang

(A). COTTON COMBED: Serat benang lebih halus. Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata  (B). COTTON CARDED: Serat benang kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata. Sifat kedua jenis bahan tersebut bisa menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

2. TC (TETERON COTTON)

Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. POLYESTER dan PE

Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.

5. HYGET 

Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai.

Jenis bahan kaos diatas umumnya untuk kaos oblong. Sedangkah yang berkerah biasa disebut Polo, bianya berbahan Pique. Biasanya populer disebut Lacoste yang biasa digunakan premium seperti Polo Ralph Lauren.

Comments are Closed