Author: bordiranku

BORDIR KOMPUTER * KONFEKSI * PROMOSI
 

10 Hal Membuat Berinovasi

10 prinsip inovasi ala Robert F. Brands berikut mungkin bisa menjadi panduan.

1. Inspirasi: Langkah paling penting dan pertama ialah menemukan pemimpin yang bisa menginspirasi dan mendorong bergulirnya proses inovasi. Dalam sebuah usaha rintisan, orang yang perlu melakukannya terutama adalah si pendiri atau CEO dan orang tersebut terlibat secara teratur dan terlibat secara pribadi dalam setiap proses. Ini sebuah kewajiban.

2. Tanpa risiko, tak ada inovasi: Tidak semua ide bisa atau akan menjadi pemenang. Tanpa risiko, tidak akan ada inovasi. Tim inovasi bisa bekerja maksimal saat mereka mempercayai bahwa kegagalan atau keberhasilan tidak akan berujung pada tindakan pemberian hukuman. Kegagalan atau keberhasilan bisa membunuh inovasi.

3. Proses pengembangan produk baru: Sebuah proses formal dengan lini masa dan tonggak waktu ialah sebuah keharusan. Hal ini biasanya meliputi setidaknya unsur-unsur kunci seperti penyusunan ide, prioritas, purwarupa atau prototype, komersialisasi dan pengukuran.

4. Kepemilikan: Inovasi membutuhkan kepemilikan, posisi puncak dan pemimpin tim dalam organisasi. Juara harus memiliki kredibilitas untuk meyakinkan orang lain untuk mengambil risiko yang terukur, dan bekerja di luar zona nyaman seseorang.

5. Penciptaan nilai: Inovasi yang berhasil mengubah ide menjadi laba, untuk meningkatkan nilai konsumen, dan meningkatkan nilai pemegang saham. Nilai produk yang makin meningkat dalam jangka panjang melahirkan valuasi perusahaan yang lebih baik melalui portfolio hak milik intelektual perusahaan Anda.

6. Akuntabilitas: Hal ini menjadi komponen utama dari kesetaraan kepercayaan bahkan saat prosesnya bertalian erat dengan pengawasan. Anggota tim harus merasa bertanggung jawab untuk penpenyelesaian tugas tepat waktu. Kecerobohan adalah satu cara untuk membahayakan keseluruhan proses.

7. Pelatihan dan pembimbingan: Perekrutan orang yang tepat dengan keingintahuan,keterbukaan pikiran dan kemampuan alami untuk melihat gambaran besarnya ialah cara untuk menciptakan dan meningkatkan pola pikir yang sesuai. Pelatihan yang terus berlangsung dari jajaran atas berperan penting untuk mempertahankan semangat dan sikap positif.

8. Manajemen ide: Bangun dan kelola sebuah jaringan pipa ide. Dari waktu ke waktu, termasuk pelanggan dan anggota tim penjualan memiliki sejumlah koneksi dengan produknya telah menggunakannya atau menjualnya atau merancangnya.

9. Amati dan ukur:Dalam mengoptimalkan Return of Investment, pelacakan hasil sangat penting. Daur hidup produkakan makin memendek, yang membutuhkan siklus inovasi yang harus dipercepat. Setelah produk baru dluncurkan, metrik kunci menjadi rasio penjualan produk baru bagi penjualan keseluruhan.

10. Hasil bersih dan upah: Berdasarkan ROI, insentif seharusnya dikembangkan untuk semua partisipan. Imbalan staf Anda. Seringnya motivator kunci bukan sesuatu yang berupa uang atau materi, bukan pengakuan untuk sebuah pekerjaan yang behrasil diselesaikan dengan baik. Orang-orang Anda adalah sumber inovasi terbaik! (bn/dari berbagai sumber)

#

bordiremblem

10 Ways to Be More Creative

Creativity isn’t a big deal. It’s like our breath. It’s just a part of who we are. Some of us don’t realize this. People who say, “Oh, I’m not creative,” or “I don’t have a creative bone in my body,” sound to me like they’re trying to convince themselves of something, rather than telling themselves the truth. They make the idea of creativity a BIG DEAL because then it will stay safely at arm’s length out of reach and require nothing of them. (Christine Kane)

So, if you’re opening up to a more artful and creative life, know that it’s not something to push. It’s something to allow and live. Here are 10 Ways to be more creative, and subsequently, more happy!

1 – Stop or get rid the damn television

2 – Take a 20-minute walk everyday

3 – Dance around the House

4 – Make a list of things you love

5 – Get up early and watch the sun rise

6 – Listen to music you’ve never listened to before.

7 – Eat with your hands

8 – Be quietor Take a nap

9 – Go see a play or live music or live performance anything

10 – Visit a gallery

# 3

PoloShirt Astina

BAHAN KAOS

pilihan-warna-kaos

Beberapa merk kaos sering meletakkan label 100% cotton. Pertanyaannya beberapa memiliki tekstur dan ketebalan berbeda. Adanya jecenderungan kenapa pada lebih memilih cotton daripada yang lain.

Cotton sendiri berarti kapas,  disimpulkan bahwa kain cotton adalah kain dengan bahan baku 100% kapas. Sifat dari kain cotton ini relatif dingin dikenakan, menyerap keringat dan bertekstur lembut. Kain cotton menempati kasta tertinggi dan menjadi The Most Wanted di dunia Fashion, karena sifatnya nyaman apabila dikenakan terutama tempat beriklim tropis dan subtropis seperti Indonesia.

Istilah kain cotton akrab sekali dengan kain kaos dan bisa dibagi  dua, yaitu cotton carded dan cotton combed. Perbedaan keduanya   pada kelembutan dan kelenturan serta dingin ketika dipakai di iklim tropis seperti Indonesia. Kain cotton carded lebih kasar pada permukaan muka dan dalam dan sedikit lebih panas apabila dipakai dibanding dengan katun cotton combed. Permukaan kain yang kasar ini disebabkan karena kurang rapinya jahitan, sehingga terlihat kasar saat diraba.

Belakangan ini  beberapa pabrik tekstil memproduksi kain cotton carded, mengeluarkan kain cotton soft carded yang memang memiliki teksture lebih halus daripada cotton carded yang biasa. Namun apabila diperhatikan kain ini lebih kasar di bagian dalam, dikarenakan adanya permintaan pasar yang menginginkan teksture luar kain cotton combed yang halus dengan harga murah. Walaupun dengan teksture yang hampir mirip kelembutan dan dingin serta nyamnnya apabila dipakai tidak bisa menyamai cotton combed. Maka, anda harus selektif pada pemilihan kain yang ada dipasaran terlebih ketika membeli kain polosan. dan menawarkan harga murah. Karena bisa jadi itu bukanlah cotton combed namun cotton  soft carded.

Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, TC, PE, Hyget.

1. COTTON,  ada 2 macam spesifikasi benang

(A). COTTON COMBED: Serat benang lebih halus. Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata  (B). COTTON CARDED: Serat benang kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata. Sifat kedua jenis bahan tersebut bisa menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

2. TC (TETERON COTTON)

Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. POLYESTER dan PE

Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.

5. HYGET 

Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai.

Jenis bahan kaos diatas umumnya untuk kaos oblong. Sedangkah yang berkerah biasa disebut Polo, bianya berbahan Pique. Biasanya populer disebut Lacoste yang biasa digunakan premium seperti Polo Ralph Lauren.

CARA PESAN

Cinta indonesia

  1. Tentukan design yang Anda inginkan, jika Anda sudah mempunyai design sendiri (emblem) maka lanjut ke proses berikutnya, namun jika belum ada design, desainer kita dapat membuatkan design maupun seragam Anda dengan menjelaskan kami harapan Anda mengenai desain logo dan seragam yang akan di pesan dan ditampilkan, dan menjelaskan profile perusahaam beserta logo yang akan di pasang pada seragam Anda ke alamat email : ryzn.embroidery@gmail.com
  2. Selanjutnya kami akan mengirimkan pilihan design kepada Anda untuk dipilih design mana yang akan di gunakan untuk pembuatan seragamnya, jika OK langsung ke proses berikutnya.
  3. Tentukan jenis kain yang akan Anda pakai untuk seragam Anda, jika masih bingung dalam memilih kain seragam maka kami akan bantu untuk memilihkan alternatif kain yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  4. Kami akan memberikan penawaran harga yang sesuai dengan design, jenis bahan, pilihan warna, jumlah order dan lama waktu pengerjaan sesuai kesepakatan.
  5. Jika harga sudah di setujui kami akan membuatkan 1 pcs sample logo dan seragam  sesuai dengan design dan jenis bahan yang sudah di setujui. Jika pesanan di batalkan setelah sample jadi maka Anda akan di kenakan biaya pembuatan sample seharga 2 kali dari harga seragam, jika jadi memesan sample tidak di pungut biaya.
  6. Jika sample emblem dan seragam OK, maka proses selanjutnya Anda mengirimkan PO setelah itu kami kirimkan invoice DP sebesar 50 % dari total harga pesanan.
  7. Untuk proses produksi akan kami lakukan setelah DP 50 % kami terima dan waktu produksi terhitung pada saat DP di terima.
  8. Proses produksi berkisar 3 minggu sampai satu bulan tergantung dari tingkat kerumitan seragam dan jumlah order yang di pesan.
  9. Setelah seragam selesai kami produksi, jika Anda lokasi di area JABODETABEK dan tidak ada waktu ke workshop kami akan langsung dikirim seragam Anda dan Anda menyiapkan sisa pelunasan seragam Anda, Jika Anda di luar JABODETABEK kami akan mengirimkan kepada Anda foto seragam produksi dan Anda melunasi sisa pembayaran kemudian akan kami kirimkan seragam pesanan Anda melalui TIKI dan JNC.
  10. Jika ada ketidaksesuaian pesanan seragam Anda ( sample disetujui ) karena kesalahan kami, kami atas bertanggung jawab sepenuhnya. You can trust us!

10 Karakter Pemimpin yang Luhur

 

“Sembilan puluh persen dari semua kegagalan kepemimpinan adalah kegagalan pada karakter” (Stephen Covey,2012)

Dalam era informasi ini tampaknya nilai-nilai kepemimpinan berfokus pada pencitraan diri, teknologi atau etika kepribadian. Pencitraan diri seolah menjadi kunci sukses seorang pemimpin. Pencitraan diri yang dibangun melalui media elektronik (internet) dan media massa seolah menjadi penentu seorang pemimpin. Asumsi dibelakangnya ialah semakin populer seseorang,maka hal ini mengindikasikan bahwa dia berpengaruh dalam masyarakat. Namun saya berpendapat sebaliknya bahwa seorang pemimpin tanpa memiliki karakter yang luhur,maka dia tidak memiliki pengaruh yang kuat terhadap orang lain. Menurut saya popularitas seseorang tidak menjamin dia memiliki pengaruh. Seorang pemimpin yang berpengaruh dia harus memiliki sifat-sifat kejiwaan atau akhlak yang mulia yang membedakan dia dengan orang lain (memiliki keunggulan karakter). Untuk memiliki akhlak yang mulia tersebut diperlukan pembiasaan sejak dari kecil. Apa kriteria kepemimpinan yang berkarakter luhur itu ?

1. Mampu menilai diri sendiri secara relaistis – Seorang pemimpin yang berkarakter dia mampu menilai dirinya – kelebihan dan kekurangannya, baik secara fisik, pengetahuan, keterampilan dan sebagainya.Dia menyadari bahwa untuk menjadi pemimpin dibutuhkan akhlak yang mulia yang bermuara pada hati nurani yang memampukan dia berlaku adil,jujur,berani,tegas dan berintegritas                                                                                            

2. Mampu menilai situasi dan kondisi secara realistis – Seorang pemimpin yang berkarakter dia mampu menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dialaminya secara realistis. Dia mau menerima secara wajar apapun yang terjadi dalam kehidupannya, tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna.Artinya dia tidak ‘gila hormat’,’gila uang’ atau kedudukan. 

3. Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistis – Pemimpin yang berkarakter dia dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan mereaksinya secara rasional. Dia tidak sombong atau mengalami superiority complex, apabila memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. Sebaliknya jika dia mengalami kegagalan, dia pun tidak mereaksinya dengan frustrasi, tetapi dengan sikap optimistis.

4. Menerima tanggung jawab dengan ikhlas – Dia mempunyai keyakinan terhadap kemampuannya untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan dan pekerjaan yang dihadapinya. Dia pro aktif menerima tanggungjawab yang tulus.

5. Memiliki kemandirian – Dia memiliki sikap mandiri dalam cara berfikir dan bertindak.Dia mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya.

6. Dapat mengontrol emosi pribadi – Dia mampu mengendalikan emosi dan hal ini terbukti ketika dia menghadapi situasi yang membuat frustrasi, depresi atau stres, namun dia melakukan tindakan positif atau konstruktif . 

7. Berorientasi tujuan – Pemimpin yang berkarakter mampu merumuskan tujuan dalam setiap aktivitas dan kehidupannya berdasarkan pertimbangan secara matang (rasional), tidak atas dasar paksaan dari luar. Dia berupaya mencapai tujuan dengan cara mengembangkan kepribadian, pengetahuan dan ketrampilan.

8. Berorientasi keluar (ekstrovert) – Pemimpin yang berkarakter bersikap respek terhadap orang lain, empati terhadap orang lain dan memiliki kepedulian terhadap situasi atau masalah-masalah lingkungan.Selain itu dia bersifat fleksibel dalam berfikir, menghargai dan menilai orang lain seperti dirinya. Dia merasa nyaman dan terbuka terhadap orang lain. Dia tidak membiarkan dirinya dimanfaatkan untuk menjadi korban orang lain dan mengorbankan orang lain, karena kekecewaan dirinya.

9. Bertanggungjawab Social – Pemimpin yang berkarakter dia aktif berpartsipasi dalam kegiatan sosial dan memiliki sikap bersahabat dalam berhubungan dengan orang lain.

10. Orientasi Kebahagiaan – Pemimpin yang berkarakter kehidupannya diwarnai kebahagiaan, yang didukung oleh faktor-faktor achievement (prestasi), acceptance (penerimaan), dan affection (kasih sayang). Dia lebih senang membahagiakan (mensejahterakan) orang lain daripada dirinya sendiri.

Guno Tri Tjahjoko  

 

 

10 Kualitas Lingkungan Kerja yang Positif

Peter Warr (1999), mereview tentang penelitian kepuasan kerja dan mengklasifikasikan elemen mayor dari lingkungan kerja merupakan determinan dari well-being dalam kerja. Elemen-elemen tersebut adalah:

  1. Opportunity for personal control. Pekerja membutuhkan kepastian kerja, kebebasan, otonomi, partisipasi dalam membuat keputusan, dan determinasi diri di dalam bekeja.
  2. Opportunity for skill use. Kebutuhan kompetensi adalah satu dari tiga hal yang paling mendasar dari kebutuhan manusia.
  3. Reasonable externally generated goals. Kepuasan diasosiasikan dengan adanya tujuan yang jelas yang dapat menstimulasi kondisi kerja yang menantang.
  4. Variety. Keterarikan terhadap bidang kerja dan tersedianya kesempatan untuk belajar hal yang baru merupakan hal yang penting dalam kepuasan kerja.
  5. Environmental clarity. Satu elemen yang penting adalah kejelasan umpan balik atau bagaimana individu dapat menjelaskan tugas, pekerjaan, kekhawatiran dan tujuan di dalam organisasi.
  6. Availability of money. Kepuasan kerja diasosiasikan dengan gaji yang mereka terima.
  7. Physical security. Berkenaan dengan kondisi yang bagus dalam bekerja, keamanan, dan alat kerja yang memadai.
  8. Supportive supervision. Hal ini berhubungan dengan manajemen yang suportif dan kepemimpinan yang efektif.
  9. Opportunity for interpersonal contact. Poin ke 8 dan 9 merupakan hal yang penting dalam kepuasan kerja, seperti hubungan sosial dalam kerja. Karena hal ini dapat menjadi sumber semangat, pengakuan, validasi dan penghargaan sosial lainnya.
  10. Valued social position. Status sosial sangat penting bagi banyak orang dan perasaan ini dapat menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.